Penggunaan metode analisis dalam tesis manajemen bisnis sangat mempengaruhi kualitas tesis yang dibuat. Kalau ingin mendapatkan hasil yang memuaskan maka perlu memilih metode analisis yang tepat, contohnya metode analisis SWOT.
Banyak yang memilih menggunakan metode ini dibandingkan metode lainnya karena mudah digunakan dan bisa memberikan keuntungan, baik itu untuk peneliti maupun pembaca. Kalau Anda ingin memakai analisis SWOT dalam pembuatan tesis sebaiknya pelajari panduan penggunaannya berikut ini.
Macam-macam Komponen pada Metode Analisis SWOT
Analisis SWOT merupakan metode analisis yang sering dimanfaatkan untuk mengetahui kondisi organisasi dari dalam maupun dari luar. Metode ini mempunyai dua komponen utama yaitu komponen internal dan komponen eksternal. Setiap komponen mempunyai faktor yang berbeda-beda, berikut ini penjelasan mengenai faktor-faktor dalam komponen internal maupun eksternal.
Komponen Internal
Dalam analisis SWOT terdapat beberapa faktor-faktor internal yang bisa dikendalikan oleh perusahaan atau organisasi. Faktor internal ini terdiri dari kelemahan dan kekuatan. Penjelasan mengenai faktor internal ini bisa dilihat selengkapnya berikut ini.
Kekuatan
Kekuatan merupakan kelebihan yang dimiliki sebuah perusahaan yang dapat membedakannya dengan perusahaan lainnya. Contoh kelebihannya bisa berupa teknologi canggih, SDM yang kompeten, kondisi keuangan yang stabil, sistem manajemen yang efektif dan efisien serta reputasi yang baik di pasar. Kekuatan yang dimiliki perusahaan harus dianalisis supaya perusahaan bisa memanfaatkan setiap peluang yang dimiliki secara maksimal.
Kelemahan
Kelemahan merupakan kekurangan yang perusahaan miliki. Ada banyak contoh kekurangan yang dapat ditemukan pada sebuah perusahaan. Contohnya adalah tidak memiliki karyawan yang kompeten, tidak bisa membuat inovasi produk dan tidak mampu memasarkan produk dengan benar. Kalau perusahaan sudah mengetahui kelemahan yang mereka miliki maka lebih mudah dalam merancang strategi untuk mengurangi dan memperbaiki kelemahan.
Komponen Eksternal
Komponen eksternal meliputi faktor-faktor yang berada di luar perusahaan yang tidak bisa dikendalikan perusahaan secara langsung. Faktor-faktor ini bisa mempengaruhi keberhasilan Perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Contoh faktor eksternal yang umumnya ditemukan bisa dilihat penjelasannya di bawah ini.
Peluang
Peluang merupakan faktor eksternal yang bisa dimanfaatkan perusahaan untuk mencapai tujuan atau meningkatkan kinerja karyawan. Peluang yang didapatkan perusahaan bisa muncul dari berbagai macam sumber, bisa berasal dari kemajuan teknologi, perubahan regulasi dan tren pasar. Kalau perusahaan bisa memanfaatkan semua peluang yang ada maka cepat berkembang.
Ancaman
Ancaman tidak sama dengan peluang karena faktor ini bukan mempercepat perkembangan perusahaan, namun malah membahayakan dan menghambat keberhasilan perusahaan. Ancaman dapat berasal dari fluktuasi ekonomi, perubahan preferensi, perubahan regulasi dan kompetitor yang terlalu agresif. Perusahaan harus bisa mengidentifikasi ancaman supaya menemukan strategi mitigasi untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan.
Tata Cara Menggunakan Analisis SWOT
Agar bisa menggunakan analisis SWOT secara akademis maka peneliti harus mengikuti beberapa tahapan berikut ini.
Menentukan Tujuan
Sebelum menggunakan SWOT sebaiknya menentukan tujuan dari penggunaan metode ini terlebih dahulu. Peneliti harus tahu analisis ini akan digunakan untuk apa saja, apakah untuk mengidentifikasi peluang, memahami kondisi perusahaan atau untuk mengidentifikasi ancaman dari pesaing.
Setelah menentukan tujuan, selanjutnya tinggal menentukan ruang lingkup analisis. Contohnya menganalisis unit bisnis, produk tertentu atau menganalisis seluruh perusahaan. Kalau sudah menentukan ruang lingkup dan tujuan maka bisa melakukan analisis tanpa mengalami kendala berarti.
Mengumpulkan Data
Peneliti harus cepat-cepat mengumpulkan data yang relevan dengan tujuan penelitian. Data yang harusnya dikumpulkan bisa berupa data dari perusahaan seperti data teknologi, sumber daya manusia, keuangan dan lain sebagainya.
Selain itu, perlu juga mengumpulkan data dari luar perusahaan seperti kondisi pesaing, tren pasar, kondisi ekonomi negara dan regulasi pemerintah. Proses pengumpulan data ini harus dilakukan secara akurat dan sistematis supaya mendapatkan hasil analisis yang valid.
Mengidentifikasi Faktor Internal dan Eksternal
Peneliti diharuskan untuk mengidentifikasi semua faktor eksternal maupun internal. Peneliti harus tahu kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan. Kelompokkan data kekuatan serta kelemahan untuk mengetahui aspek apa saja yang perlu ditonjolkan dan aspek yang harus diperbaiki. Hal ini perlu dilakukan agar perusahaan bisa berjalan dengan secara seimbang dan harmonis.
Selain itu, lakukan juga identifikasi terhadap peluang dan ancaman. Pelajari semua peluang yang muncul secara realistis dan objektif supaya bisa digunakan dalam menyusun strategi bisnis. Untuk ancaman yang berasal dari luar ataupun dalam perusahaan juga perlu diidentifikasi agar bisa membuat strategi pencegahan dan penanganan dampaknya.
Menyusun Matriks
Setelah mengidentifikasi semua aspek barulah membuat matriks SWOT. Matriks yang harusnya dibuat memuat semua aspek internal ataupun eksternal secara berpasangan. Hal ini perlu dilakukan agar lebih mudah dalam menganalisis data.
Ada banyak strategi yang bisa dibuat dari penggabungan faktor internal dan eksternal, contohnya menggabungkan kelemahan dan kekuatan bisa menghasilkan strategi ST (strength threats), kekuatan dan peluang menghasilkan strategi SO (strength opportunities), kelemahan dan ancaman menciptakan strategi (weakness threats) dan terakhir gabungan kelemahan dan peluang menghasilkan strategi (weakness opportunities).
Mengembangkan Strategi
Setelah menyelesaikan semua tahapan di atas tadi, selanjutnya tinggal mengembangkan strategi sesuai hasil matriks yang didapatkan. Setiap strategi yang sudah dibuat memberikan manfaat yang berbeda-beda. Contohnya strategi strength opportunities bisa digunakan untuk memanfaatkan kekuatan agar bisa menggunakan semua peluang yang ada.
Agar strategi bisnis bisa mendukung perkembangan perusahaan maka perlu menggunakan data valid yang didapatkan langsung dari database perusahaan. Data ini harus dianalisis dengan benar dan secara mendalam agar hasilnya akurat.
Keuntungan Menggunakan Analisis SWOT
Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari penggunaan metode analisis ini. Contoh keuntungannya adalah bisa mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai posisi perusahaan.
Dengan mengidentifikasi peluang, ancaman, kelemahan dan kekuatan maka manajemen bisa mengetahui dengan pasti bagaimana kondisi perusahaan saat ini. Informasi ini dapat dijadikan sebagai dasar dalam mengambil keputusan strategis bisnis yang relevan.
Keuntungan berikutnya adalah memperoleh karyawan yang punya kesadaran tinggi dan selalu terlibat dalam berbagai urusan perusahaan. Kondisi ini bisa terjadi karena saat melakukan analisis ini melibatkan semua pihak di dalam perusahaan, mulai dari staff management sampai dengan staff yang ada di lapangan. Dengan meningkatnya keterlibatan dan kesadaran tim maka lebih mudah dalam mengimplementasikan strategi bisnis.
Semua keuntungan tersebut hanya bisa dirasakan kalau sudah menguasai metode analisis SWOT untuk membuat tesis yang bagus. Tapi kalau belum mempunyai kemampuan menciptakan tesis yang berkualitas sebaiknya susun tesis dengan bantuan pelayanan jasa yang sudah terbiasa membuat tesis, contohnya IDTesis. Kalau menggunakan jasa ini, Anda tidak hanya mendapatkan tesis berkualitas tapi juga terjangkau
Frequently Asked Questions
Apa yang dimaksud analisis SWOT?
Analisis SWOT merupakan metode penelitian untuk mengidentifikasi peluang, kelemahan, ancaman dan kekuatan yang dimiliki atau dihadapi sebuah organisasi.
Apa saja komponen internal pada analisis SWOT?
Komponen internal meliputi kelemahan dan kekuatan.
Apa saja komponen eksternal pada metode analisis SWOT?
Komponen eksternal meliputi ancaman dan peluang.
Bagaimana cara menggunakan analisis SWOT?
Caranya adalah menentukan tujuan, mengumpulkan data, mengidentifikasi eksternal dan internal, menyusun matriks dan mengembangkan strategi.
Leave a Reply