Sukses dan tidaknya pembuatan tesis manajemen strategi tergantung dari metode penelitian yang digunakan. Kalau bisa menggunakan metode yang tepat maka proses pembuatannya akan lancar dan kualitas tesis yang dibuat akan sangat baik.
Kalau ingin menemukan metode yang tepat maka harus mempelajari perbedaan metode penelitian yang dipakai dalam pembuatan tesis. Contoh metodenya yaitu metode kuantitatif dan metode kualitatif. Untuk mengetahui perbedaan kedua metode ini sebaiknya lihat penjelasan singkat berikut ini.
Perbedaan Utama Metode Kualitatif dan Kuantitatif
Meskipun sama-sama digunakan dalam pembuatan tesis, namun metode kuantitatif dan kualitatif mempunyai banyak sekali perbedaan. Berikut ini penjelasan mengenai perbedaan-perbedaannya.
Pengertian
Pengertian metode kuantitatif yaitu metode penelitian yang menggunakan data angka untuk menganalisis hubungan suatu fenomena antar variabel. Metode ini umumnya digunakan untuk menganalisis instrumen yang terstruktur seperti data sekunder, survei dan kuesioner.
Sedangkan kualitatif adalah metode yang digunakan untuk memahami fenomena berdasarkan informasi dari responden perspektif subjek. Data yang dikumpulkan untuk penelitian biasanya berbentuk hasil observasi, wawancara, catatan lapangan, dokumen dan berbagai macam sumber informasi yang bukan berbentuk angka.
Jenis Data
Jenis data yang digunakan masing-masing metode juga berbeda. Data yang digunakan pada metode kuantitatif berbentuk angka. Data pada metode ini diperoleh dari data jumlah pelanggan, laporan keuangan, laporan penjualan atau dari kuesioner.
Sedangkan data pada metode kualitatif hanya menggunakan informasi kontekstual dan data berupa kata-kata. Sumber data bisa berupa hasil wawancara, dokumen perusahaan, hasil observasi, catatan penelitian dan laporan internal. Kalau melihat dari data yang digunakan, metode yang mudah digunakan adalah kuantitatif, kalau kualitatif agak sulit karena harus melakukan proses interferensi secara mendalam.
Tujuan Penelitian
Dilihat dari tujuan penelitian juga terdapat perbedaan yang mudah sekali dikenali. Tujuan metode kualitatif digunakan adalah untuk lebih memahami proses, fenomena, persepsi, pengalaman serta konteks dengan lebih mendalam.
Sedangkan kuantitatif biasa dipakai untuk menguji, mengukur, membandingkan serta menjelaskan hubungan variabel satu dengan variabel lainnya. Kedua metode ini bisa membahas hal yang sama namun dari sudut pandang yang berbeda.
Jumlah Responden
Jumlah informan atau responden yang digunakan pada penelitian kuantitatif dan kualitatif jumlahnya berbeda. Metode kuantitatif biasanya menggunakan jumlah responden yang lebih banyak dibandingkan kualitatif. Biasanya dalam menentukan sampel pada metode ini memakai teknik non probability sampling atau probability sampling yang disesuaikan dengan kebutuhan penelitian.
Pada kualitatif hanya memakai sedikit informan karena yang dibutuhkan pada metode ini hanya informan yang berpengalaman dan memiliki pengetahuan yang luas seputar fenomena yang diteliti saja. Meskipun jumlahnya berbeda, namun masing-masing metode tetap mengutamakan kualitas dibandingkan kuantitas.
Instrumen Penelitian
Instrumen penelitian yang pada penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif tidaklah sama. Penelitian kuantitatif biasanya menggunakan instrumen penelitian yang sudah terstruktur. Salah satu contoh instrumen yang digunakan adalah kuesioner.
Untuk menggunakan instrumen ini, peneliti harus menentukan indikator berdasarkan penelitian terdahulu atau teori yang digunakan. Selanjutnya, peneliti dapat menguji reliabilitas dan validitas instrumen sebelum dipakai untuk mengumpulkan data.
Untuk instrumen di penelitian kualitatif adalah peneliti yang melakukan penelitian. Peneliti akan melakukan observasi, wawancara, membaca dokumen dan menentukan tema atau topik berdasarkan data yang didapatkan di lapangan. Dalam proses pengumpulan data, peneliti akan mengikuti panduan agar mendapatkan data yang diinginkan.
Teknis Analisis Data
Teknik yang digunakan untuk menganalisis data di metode kuantitatif serta kualitatif sangatlah berbeda. Pada metode kualitatif hanya memakai analisis statistik dalam menganalisis data saja. Untuk contoh teknik yang digunakan adalah uji normalitas, regresi linear, analisis korelasi, analisis jalur dan lain-lain.
Sedangkan teknik yang digunakan pada penelitian kualitatif bisa menggunakan beberapa tahapan seperti pengelompokan informasi, reduksi data, identifikasi tema, pengkodean, penarikan kesimpulan dan interpretasi. Saat melakukan pemilihan teknik analisis biasanya akan menyesuaikan dengan karakteristik data, model penelitian dan pertanyaan penelitian.
Hipotesis
Penelitian kualitatif dan kuantitatif menggunakan hipotesis yang berbeda. Hipotesis pada metode kuantitatif umumnya dimanfaatkan sebagai dugaan sementara yang nantinya akan diuji kebenarannya melalui analisis data. Setelah data terkumpul, selanjutnya peneliti akan melakukan uji coba untuk memastikan hipotesis yang dibuat sudah didukung oleh data.
Sedangkan pada metode kualitatif tidak memakai hipotesis formal seperti yang digunakan metode kuantitatif. Peneliti yang memakai metode ini hanya akan melakukan eksplorasi untuk menemukan konsep atau pola berdasarkan data yang didapatkan langsung di lapangan.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan serta kekurangan metode kualitatif dan kuantitatif berbeda sekali. Metode kuantitatif mempunyai cukup banyak kelebihan, salah satunya adalah penelitian bisa melakukan pengujian antar variabel secara sistematis. Sedangkan kekurangannya adalah data angka yang digunakan dalam penelitian sering sekali tidak bisa menjelaskan fenomena dengan rinci.
Sedangkan kelebihan metode kualitatif adalah bisa menghasilkan pemahaman mengenai sebuah fenomena dengan sangat mendalam. Untuk kekurangannya adalah hasil yang didapatkan tergantung dari kemampuan melakukan interpretasi yang dimiliki peneliti dan juga dipengaruhi kualitas data yang didapatkan.
Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Memilih Metode Penelitian
Ada banyak kesalahan yang sering dilakukan peneliti saat menentukan metode penelitian, contohnya yaitu lebih memilih metode kuantitatif karena menganggap metode ini lebih mudah digunakan dibandingkan kualitatif. Padahal, metode kuantitatif cukup sulit digunakan karena memerlukan pemahaman mendalam mengenai sampling, indikator, variabel serta analisis statistik.
Kesalahan berikutnya adalah memilih metode kualitatif karena jumlah informannya lebih sedikit. Jumlah informan pada metode ini memang sedikit tapi untuk mengumpulkan data dan menganalisis data membutuhkan ketelitian dan kemampuan yang mumpuni.
Kesalahan terakhir adalah menentukan metode penelitian sebelum melakukan penyusunan rumusan masalah. Kesalahan ini akan mempersulit proses pembuatan tesis secara keseluruhan. Kesalahan-kesalahan tersebut biasanya dilakukan karena kurangnya informasi mengenai teori dan cara pembuatan tesis yang baik dan benar.
Kalau tidak memiliki pemahaman mendalam mengenai pembuatan tesis sebaiknya minta tolong tim ahli yang sudah berpengalaman membuat tesis manajemen strategi. Contohnya menggunakan layanan dari IDTesis yang merupakan salah satu jasa pembuatan tesis terbaik di Indonesia.
Frequently Asked Questions
Apa saja perbedaan metode kualitatif dan kuantitatif?
Perbedaannya terletak pada jenis data, tujuan penelitian, instrumen penelitian, jumlah responden dan teknik analisis data yang digunakan.
Apa metode yang paling cocok digunakan untuk membuat tesis manajemen strategi?
Cocok dan tidaknya metode tergantung dari fenomena yang diteliti, kalau fenomenanya berkaitan dengan data berupa angka maka yang cocok digunakan metode kuantitatif. Sedangkan data yang tulisan atau kata-kata maka metode kualitatif yang cocok.
Apa instrumen penelitian yang digunakan metode kualitatif dan kuantitatif?
Instrumen yang digunakan metode kualitatif adalah peneliti sedangkan metode kuantitatif memakai kuesioner.
Apa saja kesalahan yang dilakukan saat memilih metode penelitian?
Kesalahannya adalah mengedepankan metode tertentu karena menganggapnya lebih mudah dan memilih metode berdasarkan jumlah informan.
Leave a Reply